Kampus Bet Agen Judi Bola - Kamu suka memendam emosi terhadap suatu hal? Sebaiknya diungkapkan atau ekspresikan perasaanmu. Sebab, sebuah penelitian baru mengungkapkan suka memendam emosi dapat menyebabkan penyakit kardiovaskular, salah satunya stroke.
Studi yang akan dipublikasikan di the North American Menopause Society (NAMS) Annual Meeting 22-28 September di Chicago ini, menyatakan, memendam emosi untuk menghindari konflik atau pertengkaran dapat sangat berdampak pada kesehatan fisik wanita. Hal ini dapat mengarah ke penyakit kardiovaskular atau peredaran darah, termasuk stroke.
Studi yang akan dipublikasikan di the North American Menopause Society (NAMS) Annual Meeting 22-28 September di Chicago ini, menyatakan, memendam emosi untuk menghindari konflik atau pertengkaran dapat sangat berdampak pada kesehatan fisik wanita. Hal ini dapat mengarah ke penyakit kardiovaskular atau peredaran darah, termasuk stroke.
Studi itu menyebutkan, melepaskan emosi atau perasaan sebenarnya bisa baik bagi mental. Hal itu sama bermanfaatnya bagi kesehatan fisik.
Lebih lanjut, studi ini mensurvei 304 wanita yang tidak merokok dan sudah menopause. Para peneliti menguji, apakah memendam emosi berhubungan dengan aterosklerosis karotis atau penyempitan pembuluh darah yang merupakan salah satu faktor risiko penyakit jantung dan stroke.
Lebih lanjut, studi ini mensurvei 304 wanita yang tidak merokok dan sudah menopause. Para peneliti menguji, apakah memendam emosi berhubungan dengan aterosklerosis karotis atau penyempitan pembuluh darah yang merupakan salah satu faktor risiko penyakit jantung dan stroke.
KAMPUSBET adalah Agen Bola Online SBOBET & MaxBET, Agen Casino (SBO CASINO), Togel (KLIK4D), Agen Sabung Ayam Online, Agen Tangkasnet dan JendralPoker
Para peneliti menemukan, memendam emosi meningkatkan risiko penumpukan
plak yang merupakan faktor risiko penyakit kardiovaskular dan depresi.
Hasil ini berdasarkan pernyataan peserta wanita mengenai seberapa
sering mereka marah. Pencitraan USG juga digunakan untuk mengukur plak
karotid.
"Hasil kami menunjukkan bahwa ekspresi sosial-emosional wanita mungkin
relevan dengan kesehatan kardiovaskular mereka," kata Karen Jakubowski
PhD, penulis utama penelitian dari Departemen Psikiatri Pittsburgh
University.
Sementara itu, Dr Stephanie Faubion, Direktus medis NAMS menilai bahwa
penelitian ini sangat penting. Karena, wanita perlu memahami jika
emosi mereka bisa memengaruhi kesehatan fisik.
"Studi seperti ini sangat berharga karena menyoroti pentingnya
memahami bagaimana emosi wanita dapat memengaruhi kesehatan fisiknya,"
tutup Dr Stephanie.
Posted by Kampus Bet Agen Judi Bola
Kami ada karena Anda
Kampusbet | Jendralpoker
BBM : 2B118FB2
WhatsApp : +855 8731 8883
WeChat : Kampusbet






No comments:
Post a Comment